Analisis Tantangan Penggunaan AI dalam Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
DOI:
https://doi.org/10.61253/zw0bxp95Keywords:
Artificial Intelligence, Berpikir Kritis, Kemalasan Kognitif, Literasi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII di MTs Swasta Asma’ul Husna. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Informan penelitian terdiri atas Kepala Madrasah, guru mata pelajaran, dan perwakilan siswa kelas VIII yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI generatif pada siswa cenderung menghambat kemampuan berpikir kritis akibat terjadinya fenomena kemalasan kognitif (cognitive offloading) dan kepercayaan naif (digital bias) tanpa verifikasi. Tantangan ini diperparah oleh rendahnya literasi digital siswa, keterbatasan strategi pedagogis gurudalam merancang evaluasi berbasis Higher-Order Thinking Skills (HOTS), serta belum adanya regulasi formal tertulis di tingkatmadrasah yang mengatur batasan etis penggunaan teknologi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kebijakan institusional yang tegas, peningkatan literasi digital, dan adaptasi model pembelajaran agar AI dapat diposisikan sebagai mitra dialog intelektual.
