Persepsi Guru Terhadap Penggunaan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) dalam Pembelajaran

Authors

  • Rabiyatul Adawiyah Pendidikan Biologi, PSDKU Gayo Lues Universitas Syiah Kuala Author

DOI:

https://doi.org/10.61253/nwra0657

Keywords:

Artificial Intelligence, Literasi Digital, Pembelajaran Digital, Persepsi Guru, Teknologi Pendidikan

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah memberikan perubahan signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Kehadiran teknologi AI membuka peluang bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui bantuan dalam penyusunan perangkat ajar, pengembangan media pembelajaran, penyusunan asesmen, serta pengelolaan sumber belajar. Namun, keberhasilan implementasi AI dalam pembelajaran sangat bergantung pada persepsi, kesiapan, dan kompetensi guru sebagai pengguna utama teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap penggunaan Artificial Intelligence dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Subjek penelitian adalah guru pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mencakup lima aspek utama, yaitu pemahaman terhadap AI, persepsi manfaat AI, kemudahan penggunaan AI, kesiapan guru dalam mengintegrasikan AI, serta tantangan dan kekhawatiran penggunaan AI dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Guru menilai AI mampu membantu meningkatkan efisiensi dalam penyusunan bahan ajar, memperluas akses terhadap sumber belajar, memberikan inspirasi dalam merancang pembelajaran inovatif, serta membantu proses evaluasi pembelajaran. Meskipun demikian, guru masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan literasi AI, kebutuhan pelatihan profesional, kemampuan dalam mengevaluasi informasi yang dihasilkan AI, serta kekhawatiran terhadap ketergantungan peserta didik terhadap teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar sebagai teknologi pendukung pembelajaran, tetapi implementasinya harus tetap menempatkan guru sebagai pengarah utama proses pendidikan. Diperlukan peningkatan kompetensi digital guru dan kebijakan penggunaan AI yang beretika agar teknologi ini dapat memberikan manfaat optimal bagi pembelajaran.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

Persepsi Guru Terhadap Penggunaan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) dalam Pembelajaran. (2026). Mesada: Journal of Innovative Research, 3(1), 812-818. https://doi.org/10.61253/nwra0657

Similar Articles

1-10 of 187

You may also start an advanced similarity search for this article.