Komparasi Makna Qaul dalam Tafsir Ath-Ṭabarī dan Al-Munīr Bagi Parenting
DOI:
https://doi.org/10.61253/qxq08k34Keywords:
Komunikasi Qur'ani, Parenting Islami, Qaul, Tafsir, Tafsir KomparatifAbstract
Komunikasi antara orang tua dan anak memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, perkembangan emosional, dan penanaman nilai-nilai keagamaan. Namun, praktik komunikasi yang kurang efektif sering menimbulkan kesalahpahaman, tekanan psikologis, dan ketidakharmonisan dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaman makna kata qaul dalam Al-Qur'an, membandingkan penafsirannya dalam Tafsir Ath-Ṭabarī dan Tafsir Al-Munīr, serta menjelaskan relevansinya terhadap konsep parenting Qur'ani. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik dan analisis komparatif. Sumber primer meliputi Al-Qur'an, Tafsir Ath-Ṭabarī, dan Tafsir Al-Munīr, sedangkan sumber sekunder mencakup literatur komunikasi Islam, pendidikan keluarga, dan pengasuhan anak. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi ayat-ayat yang mengandung konsep qaul, mengklasifikasikan keragaman maknanya, dan membandingkan penafsiran kedua mufasir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qaul mengandung prinsip komunikasi multidimensional yang mencakup kejujuran, kelembutan, kepantasan, dan ketepatan penyampaian pesan. Ath-Ṭabarī lebih menekankan pemaknaan tekstual dan normatif berdasarkan riwayat serta analisis kebahasaan, sedangkan Wahbah az-Zuḥailī mengembangkan penafsiran kontekstual dengan memperhatikan aspek psikologis, sosial, dan efektivitas komunikasi. Kedua pendekatan tersebut saling melengkapi dalam membangun landasan etika komunikasi keluarga. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi penafsiran klasik dan kontemporer terhadap konsep qaul dapat memperkuat prinsip parenting Qur'ani yang menekankan kejujuran, empati, ketegasan, dan kasih sayang. Kontribusi penelitian terletak pada pengembangan kerangka konseptual komunikasi pengasuhan berbasis nilai Al-Qur'an yang berorientasi pada pembentukan karakter anak, keharmonisan keluarga, serta hubungan orang tua dan anak yang lebih edukatif dan bermakna dalam kehidupan keluarga Muslim.
