Pengaruh Teknik Bermain Peran Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Barumun
DOI:
https://doi.org/10.61253/gk5ec679Keywords:
Keterampilan Berbicara, Pembelajaran Bahasa Inggris, Teknik Bermain PeranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik bermain peran (role-play technique) terhadap keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Barumun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental melalui model one-group pre-test and post-test design. Sampel penelitian berjumlah 37 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara yang mencakup aspek pelafalan (pronunciation), kelancaran (fluency), kosakata (vocabulary), tata bahasa (grammar), dan keterpahaman (comprehensibility). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, dan paired-samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata keterampilan berbicara siswa meningkat dari 60,41 pada pre-test menjadi 80,81 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 20,40 poin atau 33,77%. Hasil uji paired-samples t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, teknik bermain peran berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan berbicara siswa kelas X SMA Negeri 1 Barumun. Penerapan teknik bermain peran memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam praktik berbicara, mengekspresikan ide melalui situasi komunikatif, serta meningkatkan kelancaran dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik bermain peran dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris.
