Pengaruh Pijat Endorpin Terhadap Intensitas Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Buay Runjung Tahun 2026

Authors

  • Ipuk Witdaningsih Politeknik Bhakti Asih Purwakarta Author
  • Lia Yulianti Politeknik Bhakti Asih Purwakarta Author
  • Maulida Lathifah Politeknik Bhakti Asih Purwakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.61253/tmgfbv04

Keywords:

Ibu Hamil Trimester III, Nyeri Punggung Bawah, Pijat Endorfin, Terapi Nonfarmakologis

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester III. Kondisi ini terjadi akibat perubahan fisiologis selama kehamilan, seperti peningkatan berat badan, perubahan pusat gravitasi tubuh, peregangan otot, serta peningkatan hormon relaksin yang menyebabkan pelonggaran ligamen. Nyeri punggung bawah yang tidak ditangani dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kualitas tidur, serta memengaruhi kondisi psikologis ibu. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah pijat endorfin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat endorfin terhadap intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Buay Runjung Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 39 ibu hamil trimester III, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, sedangkan analisis pengaruh menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pijat endorfin, sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 21 orang (53,8%) dan nyeri berat sebanyak 18 orang (46,2%), dengan rata-rata intensitas nyeri sebesar 6,46. Setelah diberikan pijat endorfin, sebagian besar responden mengalami nyeri ringan sebanyak 25 orang (64,1%) dan nyeri sedang sebanyak 14 orang (35,9%), dengan rata-rata intensitas nyeri menurun menjadi 3,18. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -5,742 dengan p-value= 0,000 (p < 0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian pijat endorfin terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Buay Runjung Tahun 2026.

Downloads

Published

22-08-2026

How to Cite

Pengaruh Pijat Endorpin Terhadap Intensitas Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Buay Runjung Tahun 2026. (2026). Mesada: Journal of Innovative Research, 3(2), 887-892. https://doi.org/10.61253/tmgfbv04

Similar Articles

1-10 of 32

You may also start an advanced similarity search for this article.