Analisis Efektivitas Pembiasaan 7S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun, Sayang, Sabar) terhadap Karakter Disiplin Siswa SD Negeri Rajabasa
DOI:
https://doi.org/10.61253/qapeka32Keywords:
Budaya 7S, Karakter Disiplin, Pembiasaan, Pendidikan Karakter, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembiasaan budaya 7S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, Sayang, dan Sabar) terhadap pembentukan karakter disiplin siswa di SD Negeri 2 Rajabasa Bandar Lampung. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif eksplanatif. Subjek penelitian terdiri atas siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam pelaksanaan budaya 7S. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya 7S berada pada kategori baik dengan persentase rata-rata sebesar 75%, sedangkan keteladanan guru dalam menerapkan budaya 7S mencapai kategori sangat baik dengan persentase 100%. Pembiasaan salam kepada guru juga memperoleh persentase 100%, namun pembiasaan salam kepada orang lain masih berada pada kategori cukup dengan persentase 50%. Temuan ini menunjukkan bahwa budaya 7S efektif dalam mendukung pembentukan karakter disiplin siswa, terutama melalui keteladanan guru dan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai 7S agar dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari siswa.
