Edmund Husserl

Authors

  • Rabiatul Adawiyah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Sukma Mulia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Suwandi Mikail Siagian Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author
  • Mardhiah Abbas Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Author

DOI:

https://doi.org/10.61253/zxv5m527

Keywords:

Dunia Kehidupan, Edmund Husserl, Fenomenologi, Intensionalitas

Abstract

Edmund Husserl dikenal sebagai tokoh yang membangun dasar fenomenologi modern, yaitu cara memahami dunia melalui pengalaman manusia secara langsung. Ia mengkritik pandangan ilmiah yang hanya melihat sesuatu secara objektif tanpa memperhatikan bagaimana manusia mengalaminya. Dengan konsep epoche (menunda penilaian) dan tiga bentuk reduksi: fenomenologis, eidetis, dantransendental. Husserl mengajak kita untuk melihat suatu fenomena apa adanya, hingga menemukan makna terdalam yang hadir dalam kesadaran. Kajian ini disusun melalui studi kepustakaan menggunakan berbagai buku dan tulisan tentang pemikiran Husserl. Hasil kajian menunjukkan bahwa gagasan seperti intensionalitas (kesadaran yang selalu mengarah pada sesuatu), intersubjektivitas (hubungan antar-kesadaran), dan lifeworld (dunia kehidupan sehari-hari) sangat‎ berpengaruh dalam pengembangan filsafat, psikologi, ilmu sosial, dan bidang‎ humaniora lainnya. Walaupun pemikirannya dinilai kurang memberikan ruang bagi‎ aspek ketuhanan, fenomenologi Husserl tetap memberikan kontribusi penting‎ dalam memahami pengalaman manusia secara lebih utuh dan mendalam di era sekarang.

Downloads

Published

24-12-2025

How to Cite

Edmund Husserl. (2025). Mesada: Journal of Innovative Research, 2(2), 1211-1221. https://doi.org/10.61253/zxv5m527

Most read articles by the same author(s)