Pembentukan Karakter Rasa Ingin Tahu Siswa pada Pembelajaran PAI di SMP Swasta Sinar Husni Medan
DOI:
https://doi.org/10.61253/46er6962Keywords:
karakter, rasa ingin tahu, Pendidikan Agama Islam, pembelajaran, inkuiriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembentukan karakter rasa ingin tahu siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Swasta Sinar Husni Medan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses pembentukannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan utama penelitian adalah guru Pendidikan Agama Islam, sedangkan informan pendukung meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter rasa ingin tahu siswa dilakukan melalui proses pembelajaran yang aktif, pembiasaan dalam kegiatan sekolah, serta kerja sama antara guru dan orang tua. Pembiasaan tersebut mendorong siswa untuk lebih aktif bertanya, berdiskusi, dan mencari informasi secara mandiri sehingga rasa ingin tahu berkembang menjadi bagian dari karakter sehari-hari. Faktor pendukung pembentukan karakter meliputi tersedianya fasilitas pembelajaran yang memadai dan dukungan lingkungan sekolah. Sementara itu, faktor penghambat meliputi rendahnya keaktifan sebagian siswa dalam pembelajaran serta kurang optimalnya peran orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter rasa ingin tahu memerlukan sinergi antara sekolah, guru, dan keluarga agar dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
19-07-2026
Issue
Section
Articles
How to Cite
Pembentukan Karakter Rasa Ingin Tahu Siswa pada Pembelajaran PAI di SMP Swasta Sinar Husni Medan. (2026). Fatih: Journal of Contemporary Research, 3(2), 787-795. https://doi.org/10.61253/46er6962
