Menafsirkan Kalimat Iqra’ dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Terhadap Ayat Pertama Surah Al-‘Alaq
DOI:
https://doi.org/10.61253/vvs10186Keywords:
Epistemologi Islam, Iqra’, Surah Al-‘Alaq, Tafsir, Wahyu PertamaAbstract
Artikel ini membahas makna kalimat Iqra’ dalam Surah Al-‘Alaq ayat pertama sebagai wahyu awal yang menandai dimulainya risalah kenabian dan lahirnya tradisi keilmuan dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu‘i) untuk menelusuri makna linguistik, teologis, dan epistemologis dari kata Iqra’ berdasarkan tafsir klasik dan modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Iqra’ tidak hanya berarti membaca teks tertulis, tetapi juga mencakup membaca alam, diri, dan tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Makna Iqra’ merefleksikan keterpaduan antara wahyu dan akal sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dalam Islam. Dengan demikian, spirit Iqra’ perlu diaktualisasikan kembali dalam pendidikan dan budaya literasi umat Islam sebagai landasan membangun peradaban yang berilmu dan bertauhid.
