Profesionalisme Guru di Era Digital: Tantangan dan Strategi Pengembangan Kompetensi
DOI:
https://doi.org/10.61253/6e04wv54Keywords:
Era Digital, Kompetensi Digital, Mahasiswa Pendidikan, Profesionalisme GuruAbstract
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan dan menuntut guru untuk memiliki kompetensi yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesiapan mahasiswa pendidikan sebagai calon guru dalam menghadapi tuntutan profesionalisme di era digital serta mengidentifikasi tantangan dan strategi pengembangan kompetensi yang diperlukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain narrative inquiry. Partisipan penelitian terdiri atas mahasiswa program studi pendidikan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, catatan refleksi, dokumentasi, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesadaran yang tinggi terhadap perubahan peran guru di era digital, terutama sebagai fasilitator pembelajaran dan pembimbing dalam penggunaan teknologi. Namun, mereka masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan kompetensi digital pedagogis, kurangnya pengalaman dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, serta kebutuhan untuk memahami penggunaan kecerdasan buatan secara etis dan efektif. Selain itu, mahasiswa memandang pengembangan profesional berkelanjutan melalui pelatihan, praktik mengajar, dan pemanfaatan teknologi sebagai strategi penting dalam mempersiapkan diri menjadi guru profesional. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi digital dan profesionalisme dalam program pendidikan guru untuk menghasilkan calon guru yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
