Fenomena Alih Kode dan Campur Kode dalam Komunikasi Digital: Studi Kasus Interaksi Mahasiswa Dwibahasawan di WhatsApp

Authors

  • Cindy Adelia Universitas Negeri Medan Author
  • Kristiani Purba Universitas Negeri Medan Author
  • Randi Simarmata Universitas Negeri Medan Author
  • Juprikhan Manca Nurrin Universitas Negeri Medan Author
  • Ayu Nadira Wulandari Universitas Negeri Medan Author

DOI:

https://doi.org/10.61253/c33wvy44

Keywords:

Alih Kode, Campur Kode, Komunikasi Digital, Mahasiswa Dwibahasawan, Sosiolinguistik

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan alih kode dan campur kode dalam interaksi mahasiswa dwibahasawan di grup WhatsApp. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa tangkapan layar percakapan empat mahasiswa yang diperoleh melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis berdasarkan bentuk serta fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode muncul karena pergeseran konteks komunikasi, khususnya dari situasi santai ke formal saat penyampaian informasi akademik. Sementara itu, campur kode lebih sering digunakan dalam situasi santai untuk mempererat hubungan, menunjukkan identitas sosial, dan menciptakan komunikasi yang lebih akrab. Fenomena ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa bersifat fleksibel dan adaptif dalam komunikasi digital.

Downloads

Published

10-04-2026

How to Cite

Fenomena Alih Kode dan Campur Kode dalam Komunikasi Digital: Studi Kasus Interaksi Mahasiswa Dwibahasawan di WhatsApp. (2026). Mesada: Journal of Innovative Research, 3(1), 176-181. https://doi.org/10.61253/c33wvy44

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 56

You may also start an advanced similarity search for this article.