Pengembangan Risk Mapping di Lembaga Pendidikan: Mengidentifikasi, Menganalisis, dan Memetakan Risiko Operasional, Fasilitas, dan Mutu Akademik
DOI:
https://doi.org/10.61253/9ptwyk89Keywords:
K3 Sekolah, Lembaga Pendidikan, Manajemen Risiko, Risk Mapping, Tata Kelola PendidikanAbstract
Lembaga pendidikan dewasa ini dihadapkan pada dinamika lingkungan internal dan eksternal yang semakin kompleks. Ketidakpastian terkait keselamatan kerja, keandalan fasilitas, mutu akademik, kepatuhan regulasi, hingga reputasi dapat mengganggu tercapainya tujuan pendidikan. Artikel ini membahas pengembangan risk mapping (pemetaan risiko) sebagai instrumen visual komprehensif dalam manajemen risiko di lembaga pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif terintegrasi, pemetaan risiko memisahkan potensi bahaya berdasarkan tingkat probabilitas dan dampaknya. Hasil penelitian dan kajian ini menunjukkan bahwa implementasi risk mapping tidak hanya membantu pimpinan lembaga dalam menentukan prioritas pengendalian (mitigasi) secara sistematis, tetapi juga memperkuat budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), efisiensi alokasi sumber daya, dan tata kelola sarana-prasarana pendidikan secara berkelanjutan.
