Desentralisasi Pendidikan dan Strategi Sekolah Swasta dalam Bertahan di Tengah Kompetisi Lembaga Pendidikan: Studi di SMP Assalafiyah Adisana Bumiayu
DOI:
https://doi.org/10.61253/n5ayr785Keywords:
Desentralisasi Pendidikan, Kompetisi Lembaga Pendidikan, StrategiAbstract
Artikel ini dirancang untuk mengkaji desentralisasi pendidikan dan strategi madrasah swasta dalam bertahan di tengah kompetisi lembaga dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada argumen bahwa desentralisasi pendidikan mendorong madrasah swasta mengembangkan strategi bertahan melalui diferensiasi layanan, jejaring sosial, promosi, dan penguatan identitas keagamaan. Masalah ini penting karena lembaga pendidikan tidak hanya menjadi tempat transmisi pengetahuan, tetapi juga arena pembentukan relasi sosial, nilai, kepatuhan, identitas, dan peluang hidup peserta didik. Penelitian dirancang dengan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama diarahkan untuk membaca tiga bukti empiris: strategi promosi madrasah dalam menarik peserta didik baru; program unggulan yang membedakan madrasah dari sekolah/madrasah lain; serta wawancara kepala madrasah tentang tantangan pembiayaan, mutu, dan kompetisi lembaga. Secara konseptual, artikel ini bertumpu pada desentralisasi pendidikan, strategi madrasah swasta, dan kompetisi lembaga pendidikan sebagai pisau baca. Kontribusi artikel terletak pada penyusunan penjelasan empiris yang menghubungkan praktik keseharian lembaga pendidikan dengan struktur sosial yang lebih luas. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan membantu mahasiswa menyusun artikel yang tidak sekadar deskriptif, tetapi analitis, argumentatif, dan relevan bagi pengembangan mutu pendidikan Islam.
