Analisis Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dan Upaya Mengatasinya
DOI:
https://doi.org/10.61253/458yax86Keywords:
Implementasi Kurikulum, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran, Problematika, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan studi literatur, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran karena lebih fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta mampu meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan penguatan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka, keterbatasan penguasaan teknologi digital, minimnya sarana dan prasarana pendidikan, serta hambatan dalam penerapan pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran di luar kelas. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut, antara lain melalui pelatihan dan pendampingan guru, optimalisasi Kelompok Kerja Guru (KKG), pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM), serta dukungan pemerintah dalam penyediaan fasilitas pendidikan. Dengan demikian, keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan sarana pendidikan, dan kerja sama antara pemerintah, sekolah, serta masyarakat.Downloads
Download data is not yet available.
Downloads
Published
27-05-2026
Issue
Section
Articles
How to Cite
Analisis Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dan Upaya Mengatasinya. (2026). Fatih: Journal of Contemporary Research, 3(1), 320-326. https://doi.org/10.61253/458yax86
